HARGA CABE NAIK PEMERINTAH TIDAK BISA BERKUTIK

 

Harga Cabe Naik, Pemerintah Tidak Berkutik

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah betul-betul tidak berkutik menghadapi kenaikan harga cabe yang kian hari semakin ‘nyelekit’  hingga masyarakat menjerit.  “Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Kami hanya mendorong agar pemda yang daerahnya surplus mau melempar produksinya ke Jawa,” ungkap Jimmy Bella, Direktur Sembako dan Barang Strategis Kementerian  Perdagangan (Kemendag)  kepada Pos Kota.

Dia mengaku defisit cabe hanya terjadi di Jawa. Sementara daerah lain banyak yang surplus cabe  di antaranya  Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan sebagainya.

Jadi untuk meredam liarnya harga cabe, menurutnya, sebenarnya bisa dilakukan asalkan pemda yang daerahnya surplus  mau berbagi ke Jawa. Atau para juragan cabe mau menarik komoditas tersebut dari daerah surplus.

“Kalau pemerintah pusat tidak mungkin, apalagi membuat penyangga seperti beras yang dilakukan Bulog. Cabe kan mudah  rusak dan tidak bisa disimpan dalam kurun waktu lama,” katanya.

Menyinggung kemungkinan adanya kartel yang bermain hingga harga cabe semakin liar mencapai Rp100 ribu/kg, pihaknya  menegaskan tidak melihat adanya kartel yang bermain. “Sebab komoditas ini cepat rusak. Jadi tidak mungkin mereka berspekulasi  dengan menimbun cabe,” ucapnya.

http://www.poskota.co.id

google.com

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s